Filosofi pada Sehelai Kain Batik
Proses pembuatan kain batik, terutama batik tulis melambangkan kesabaran pembuatnya. Setiap hiasan corak dan motif batik pada seni batik dibuat dengan teliti dan melalui proses yang panjang. Kesempurnaan motif tersebut menyiratkan ketenangan pembuatnya.
Awalnya kain batik dan motif batik yang penuh filosofis & makna, dibuat oleh para putri sultan sejak masih berupa mori, diproses, hingga menjadi kain batik siap pakai. Semuanya dikerjakan oleh para putri dibantu para abdi dalem. Maksud dibalik pembuatan batik pada waktu itu adalah karena dengan membatik maka bisa melatih kesabaran, ketekunan, olah rasa, dan olah karsa.
Lambat laun batik menyebar ke luar istana. Batik menjadi sangat dekat dengan kehidupan. Dan masuk ke dalam lingkaran budaya masyarakat Indonesia khususnya daerah Jawa. Hal ini dimungkinkan karena kriya batik merupakan seni kriya kewanitaan, sehingga batik mudah menyusup ke dalam lingkungan keluarga.
Sekarang, pengerjaan batik banyak juga dikerjakan oleh kaum laki-laki, karena batik processing saat ini tidak hanya batik tulis, tapi juga cap & printing.
Selain proses pembuatan batik yang sarat dengan makna filosofis, corak batik merupakan simbol-simbol penuh makna yang memperlihatkan cara berfikir masyarakat pembuatnya.
Motif batik tertentu dipercaya memiliki kekuatan dan hanya boleh dikenakan oleh kalangan tertentu. Misalnya, motif parang yang melambangkan kekuatan dan kekuasaan, hanya boleh dikenakan oleh penguasa dan ksatria. Batik jenis ini harus dibuat dengan ketenangan dan kesabaran yang tinggi. Kesalahan dalam proses pembatikan dipercaya akan menghilangkan kekuatan gaib batik tersebut.
Dalam perkembangannya, orang memakai batik bukan karena makna atau filosofinya, namun lebih pada kepantasan atau keindahan saja.Hal ini terlihat dari banyaknya anak-anak muda sekarang memakai batik parang dan kawung. Padahal sebenarnya batik motif ini tidak boleh dipakai masyarakat umum, karena hanya diperuntukkan bagi kerabat kraton. “Parang itu hanya untuk raja.” Ini mengacu pada hukum adat yang memang tidak tertulis.
Transfer motif dan persilangan budaya pun menjadi tak terhindarkan dalam khazanah batik. Berbagai motif dipadu padankan untuk mendapatkan batik cantik nan indah. Pastinya, apresiasi yang besar terhadap seni batik bukan hanya dari segi keindahan & kenyaman pemakaiannya, tapi alangkah ‘indahnya’ jika juga dibarengi dengan cita rasa seni.
Related posts:
- Corak Motif Batik Indonesia Berbicara soal corak atau motif batik, sangat luas. Baik itu...
- Kain Batik dalam Tata Cara Pernikahan Adat Jawa Dalam pernikahan, terutama pernikahan adat jawa, pemakaian kain batik sudah...
- Sejarah Batik Indonesia Pada mulanya motif batik atau corak batik didominasi dengan bentuk...
- Pengertian Batik Batik merupakan kerajinan yang memiliki nilai seni tinggi dan telah...
Related posts brought to you by Yet Another Related Posts Plugin.












